Postingan

Refleksi #2 Sadari Kekuranganmu, Akui Kerendahanmu

  Sebaik-baiknya waktumu adalah saat engkau menyadari kekuranganmu, dan engkau pun kembali mengakui kerendahannya -Ibnu Athaillah- Ketika manusia tahu tapi tidak sadar apa yang dilakukannya. Kita harus sadar bahwa manusia adalah tempatnya segala kekurangan, setiap manusia Allah berikan kekurangan dan kelebihan masing-masing. Tidak sepantasnya manusa itu sombong kepada manusia lain apalagi kepada Pencipta. Tapi terkadang kita melakukannya tanpa sadar. Nafsu sering menyembunyikan kewarasan, sampai akhirnya penyesalan datang terlambat. Penyesalan itu pun ada yg dapat diperbaiki dan tidak dapat diperbaiki yaitu ketika kematian sudah menimpa kita. Pintu taubat sudah tertutup dan hanya amalan-amalan yang tersisa sebagai penolong.  Terkadang manusia sulit mengakui bahwa dirinya rendah. Masih ada langit di atas langit dan masih ada bumi di bawah bumi. Masih ada Allah yang paling tinggi di semesta ini. Ketika manusia sombong dengan jabatannya, ilmunya, hartanya, pencapaiannya, usahanya...

Refleksi #1 Sadarkah Bahwa Kita Merasa Kuat Padahal Sebenarnya Lemah?

-ketika diri ini merasa kuat padahal lemah, namun tertepis karena hawa nafsu, hingga hati mengeras dan terasa hampa, ingin mencari tahu namun tidak mampu- Sering kali kita tidak sadar bahwa sudah terlalu jauh kita berjalan semakin menjauh dari fitrah yang kita miliki. Ego dan hawa nafsu yang menggebu membuat jiwa ini lupa ada dzat yang memperhatikan di sana. Merasa nyaman merasa senang dengan hingar bingar dunia dimanapun tempatnya. Tapi satu hal yang terlupakan bahwa yang dirasa nyaman dan menyenangkan bukanlah kenyamanan dan kesenangan yang sebenarnya. Tidak terasa hati semakin hampa dan kosong. Seketika kesendirian menghampiri tidak ada orang-orang yang tadinya menemani, hati mulai sadar dan mencari, kenapa tidak nyaman? Kenapa hampa? Kenapa kosong? Kenapa seperti tidak berguna? Bersyukurlah kita ketika dianugrahi perasaan yang peka karena kekosongan. Berarti bahwa Allah masih ada untuk kita, berarti Allah masih sayang dengan hambanya. Namun terkadang kita abai dengan itu, peringata...

Book Review: Muslim Produktif by Mohammed Faris Part 1

Muslim Produktif ·         Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi umat Islam adalah menjadikan Islam relevan dalam kehidupan dunia post modern saat ini. ·          Produktivitas dalam pemahaman manusia modern adalah inti sari dari ‘Maksimalisasi potensi manusia untuk mencapai targt-target duniawi dan mendapatkan hasil dari sebuah tindakan, demi mengejar pencapaian materi dan kehidupan sukses ala dunia’. Manusia telah kehilangan pendirian dan jati diri, lalu bisakah keimanan dapat mengembalikan keseimbangan tersebut dalam kehidupan sekarang? ·          Ulama besar Ibnu Qayyim berbicara tentang ‘Tidak menyerah pada nasib, tetapi melawan takdir dengan takdir yang lainnya’ ·          Kalaupun suatu saat semangat kita lemah, maka Allah dan RasulNya memberikan kata dan motivasi indah untuk hambaNya. Allah berfirman: ‘Sesungguhn...

Opini #1: Krisis Moral Remaja Indonesia

  Krisis Moral Remaja Indonesia Sudah banyak kasus tentang krisis moral remaja membuat miris setiap kalangan masyarakat yang peduli dengan nilai moral bangsa Indonesia. Banyak kasus yang tersebar di media sosial seperti Instagram yaitu pembulian fisik maupun kata-kata terhadap sesama temannya disalah satu sekolah menengah pertama. Ataupun contoh lain adalah seorang siswa menantang dan berani memukul gurunya ketika dia tidak mau ditegur karena kesalahannya, seperti yang dilansir okezone.com di halaman webnya. Contoh-contoh lain adalah tawuran antar siswa, merokok, kekerasan dan masih banyak lagi. Data dari UNICEF tahun 2016 diperkirakan kasus kekerasan pada remaja Indonesia mencapai 50 persen. Selain kekerasan perilaku menyimpang remaja saat ini juga mengarah pada seks bebas. Menurut Peneliti Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan (PSKK) UGM, tingkat kenakalan remaja yang hamil dan mencoba melakukan aborsi mencapai 58 persen. Tidak hanya itu penyimpangan remaja pada miras, narkoba...