Book Review: Muslim Produktif by Mohammed Faris Part 1

Muslim Produktif

·       Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi umat Islam adalah menjadikan Islam relevan dalam kehidupan dunia post modern saat ini.

·        Produktivitas dalam pemahaman manusia modern adalah inti sari dari ‘Maksimalisasi potensi manusia untuk mencapai targt-target duniawi dan mendapatkan hasil dari sebuah tindakan, demi mengejar pencapaian materi dan kehidupan sukses ala dunia’. Manusia telah kehilangan pendirian dan jati diri, lalu bisakah keimanan dapat mengembalikan keseimbangan tersebut dalam kehidupan sekarang?

·        Ulama besar Ibnu Qayyim berbicara tentang ‘Tidak menyerah pada nasib, tetapi melawan takdir dengan takdir yang lainnya’

·        Kalaupun suatu saat semangat kita lemah, maka Allah dan RasulNya memberikan kata dan motivasi indah untuk hambaNya. Allah berfirman: ‘Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengybah aoa yang ada pada diri sendiri’ (QS Ar-Ra’d:11), Rasulullah bersabda dalam hadits ‘Pagi hari adalah waktu yang diberkahi bagi umatku’ (HR Abu Dawud)

·         Apakah itu produktifitas? Dapat diartikan sebagai output dari suatu input, atau seberapa banyak kita mendapatkan hasil dari apa yang kita investasikan, misal ketika kita menginvetasikan waktu 3 jam dengan menyelesaikan satu tugas yang seharusnya diselesaikan dalam waktu 6 jam, maka secara teknis kita lebih produktif.

·        Atau produktif bisa lebih ringkas didefinisikan  dengan singkat: Produktivitas = Fokus + Energi + Waktu

·         Produktifitas  adalah tentang membuat pilihan yang cerdas  secara terus menerus dengan energi fokus dan waktu kita untuk memaksimalkan potensi kita serta meraih hasil yang bermanfaat.

·         Apa yang bukan termasuk produktifitas?

1.       Produktifitas bukan berarti sibuk

2.       Produktifitas bukan lah sebuah kejadiaan dalam artian bahwa produktifitas membutuhkan proses atau membutuhkan waktu untuk orang menjadi lebih produktif

3.       Produktifitas itu tidak membosankan

4.       Kita tidak bisa selalu menjadi produktif

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Refleksi #2 Sadari Kekuranganmu, Akui Kerendahanmu

Refleksi #1 Sadarkah Bahwa Kita Merasa Kuat Padahal Sebenarnya Lemah?

Opini #2: Stop Galau