Refleksi #3: Ketika Harapan Tertampar Oleh Takdir

Setiap manusia pasti memiliki harapan, baik harapan yang sederhana atau rumit sekalipun. Harapan itulah menjadikan manusia bersemangat dalam hidupnya. Bergairah dalam melakukannya, menjadikan jiwa menyala dan bahagia dalam usaha mendapatkannya. Usaha dan doa dilakukan dengan sebaik-baiknya.  Tetapi terkadang manusia lupa, jika ada takdir Allah disetiap usaha dan doa yang dilakukan. Harapan, usaha, doa dan tawakal adalah satu paket, tidak bisa dikurangi salah satu atau dua. Manusia mungkin bisa melakukan harapan, usaha dan doa dengan mudah, tapi sulit untuk menerapkan tawakal dan ikhlas dengan takdir yang telah Allah tetapkan. 

Manusia terkadang tahu bahwa Allah memberikan takdir yang terbaik untuk makhluknya. Meskipun takdir itu sering tidak sesuai ekspektasi sang makhluk. Tapi ketika takdir itu sampai kepadanya manusia tidak sadar apa yang sudah diketahuinya. Dia mulai putus asa, kecewa, sedih dan terkadang menyesalinya. Perlu waktu untuk bisa move on dari harapan yang sudah dibangun, kemudian memulai harapan baru yang entah harapan itu akan sesuai takdir yang ditetapkan Allah atau tidak. 

Sebenarnya yang perlu manusia lakukan adalah yakin dengan semua ketetapan Allah. Yakin jika Allah akan memberikan yang terbaik untuk makhluknya. Yakin dengan apa yang hamba-Nya lakukan akan berbuah manis nantinya. Yakin jika Allah akan kegagalan dari usaha-usaha yang sudah dilakukan akan terakumulasi diakhir. Hanya keyakinan yang diperlukan, tapi mungkin sedikit sulit untuk diterapkan. 

Allah knows better than his servant, so stay calm and do the best 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Refleksi #2 Sadari Kekuranganmu, Akui Kerendahanmu

Refleksi #1 Sadarkah Bahwa Kita Merasa Kuat Padahal Sebenarnya Lemah?

Opini #2: Stop Galau